Depresi Mayor Menyebabkan Rasa Sakit Fisik dan Emosional
Depresi Mayor adalah sebuah fase kesedihan atau kelesuan yang disertai gejala lain yang berlangsung sedikitnya beberapa minggu berturut-turut dan merupakan kondisi yang cukup parah yang dapat mengganggu kegiatan sehari-hari. Depresi bukanlah tanda kelemahan atau kepribadian negatif, tapi merupakan masalah kesehatan utama dalam masyarakat umum dan merupakan kondisi medis yang dapat dirawat.
![]() |
| credit: webmd |
PET scan menunjukkan perbedaan otak penderita depresi (kiri) dan yang sehat (kanan). Dan perbedaan cara kerja neurotransmitter pada penderita depresi.
Gejala-gejala utama depresi adalah perasaan sedih dan kehilangan minat untuk berkehidupan. Kegiatan yang dulu menyenangkan terasa tidak menarik lagi. Penderita juga bisa diliputi perasaan bersalah karena merasa tidak berguna, tidak bisa berkontribusi bagi keluarga atau masyarakatnya, merasa tidak memiliki nilai diri, kurang harapan, dan pikiran yang berulang tentang kematian atau bunuh diri.
Depresi juga dapat menyebabkan gejala-gejala fisik seperti:
- Kelelahan dan energi yang rendah
- Insomnia, kekurangan tidur
- Tidur berlebih
- Bermacam rasa sakit yang terus-menerus terjadi seperti sakit kepala, keram, atau sakit perut/masalah pencernaan yang tidak membaik bahkan setelah perawatan untuk gejala-gejala tersebut
Perubahan selera makan dan berat badan adalah tanda-tanda khas lainnya dari depresi. Beberapa pasien mengalami peningkatan selera makan, sementara sebagian lainnya kehilangan selera makan sama sekali. Sehingga orang-orang dengan depresi dapat mengalami penurunan dan peningkatan berat badan hingga yang serius.
Tanpa perawatan, kekacauan fisik dan emosional yang disebabkan depresi pada seseorang dapat merusak dan menghilangkan pekerjaan, hobi, dan hubungan dengan orang lain. Orang dengan depresi seringkali kesulitan untuk berkonsentrasi dan membuat keputusan. Mereka berpaling dari kegiatan-kegiatan yang dulunya mereka nikmati. Dalam kasus yang parah, depresi dapat mengancam nyawa.
Orang-orang dengan depresi memiliki kemungkinan besar untuk mencoba melakukan bunuh diri. Tanda-tanda peringatan yang bisa diamati termasuk membicarakan keinginan mati atau bunuh diri, mengancam menyakiti orang lain, atau berperilaku agresif dan beresiko.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar