Jumat, 04 November 2016

Sumber Fisikal Depresi Didalam Otak Ditemukan

credit: University of Warwick
Jaringan medial (berhubungan dengan reward atau rasa penghargaan, OFC13) dan lateral (berhubungan dengan non-reward atau rasa tidak mendapat penghargaan, OFC47/12) orbitofrontal cortex yang menunjukkan hubungan fungsional yang berbeda pada pasien penderita depresi.
Pemahaman tentang akar fisikal dari depresi mendapatkan kemajuan berkat penelitian oleh Universitas Warwick, UK, dan Universitas Fudan, Shanghai, Cina.

Studi ini menunjukkan bahwa depresi memengaruhi bagian otak yang berkaitan dengan non-reward atau pandangan yang tak berharga/berfaedah, yaitu di bagian lateral orbitofrontal cortex, sehingga penderita merasakan sensasi kekalahan dan kekecewaan karena tak dihargai.

Area otak ini yang menjadi aktif ketika penghargaan tak diperoleh, juga berhubungan denga bagian otak yang terlibat dalam pemahaman atau penginderaan seseorang tentang dirinya sendiri, sehingga berpotensi mengarah pada pemikiran-pemikiran tentang kekalahan pribadi dan rendah diri.

Depresi juga dikaitkan dengan penurunan konektivitas antara area penghargaan di area otak medial orbitofrontal cortex dan sistem memori dalam otak, yang bisa menyebabkan penderita mengalami penurunan daya fokus terhadap kenangan-kenangan yang positif dan bahagia.

Penemuan-penemuan baru ini dapat memberikan penerobosan baru dalam perawatan depresi, dengan meneliti ke akar dari penyakit tersebut, dan membantu orang-orang dengan depresi untuk berhenti berfokus pada pemikiran negatif.

Studi ini dilaksanakan oleh Profesor Edmund Rolls dari Universitas Warmick, Profesor Jianfeng Feng juga dari Warmick dan Dr Wei Cheng dari Universitas Fudan di Shanghai, dan juga beberapa pusat penelitian di Cina.

Dalam studi yang cukup besar-besaran ini, hampir 1,000 orang di Cina melewati proses pemindaian otak menggunakan MRI presisi tinggi, yang menganalisa hubungan-hubungan antara medial dan lateral orbitofrontal cortex, yaitu bagian-bagian otak manusia yang terpengaruhi oleh depresi.

Profesor Jianfeng Feng mengatakan bahwa depresi menjadi semakin merata: "Lebih dari satu diantra sepuluh orang dalam hidupnya menderita depresi, penyakit yang begitu umum di masyarakat modern sehingga kita bahkan bisa menemukan sisa-sisa Prozac (antidepresan) dalam air keran di London."

"Penemuan kami, dengan kombinasi data besar yang kami kumpulkan di seluruh dunia dan metode baru kami, memungkinkan kami untuk melokasikan akar depresi yang sekiranya dapat membuka cara-cara baru untuk perawatan terapeutik yang lebih baik dalam waktu dekat untuk penyakit yang mengerikan ini."

Profesor Edmund Rolls berharap penelitian ini dapat mengarah pada bentuk-bentuk perawatan baru: "Penemuan-penemuan baru tentang bagaimana depresi berhubungan dengan hubungan-hubungan fungsional yang berbeda dari orbitofrontal cortex memiliki implikasi bagi perawatan berdasarkan teori penarik non-reward dari depresi."

Referensi jurnal: "Medial reward and lateral non-reward orbitofrontal cortex circuits change in opposite directions in depression." Brain, 2016; aww255 DOI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar